Rabu, 04 Maret 2020

ARUS LISTRIK

      Arus Listrik (Electric Current)


Electric Current adalah muatan listrik yang mengalir melalui media konduktor dalam tiap satuan waktu. Muatan listrik pada dasarnya dibawa oleh Elektron dan Proton di dalam sebuah atom. Proton memiliki muatan positif, sedangkan Elektron memiliki muatan negatif.

Atom dalam bahan konduktor memiliki banyak elektron bebas yang bergerak dari satu atom ke atom lainnya dengan arah yang acak (random atau tidak teratur) sehingga tidak mengalir ke satu arah tertentu.
Arus listrik atau Electric Current biasanya dilambangkan dengan huruf “I” yang artinya “intesity (intensitas)”. Sedangkan satuan Arus Listrik adalah Ampere yang biasa disingkat dengan huruf “A” atau “Amp”. 1 Ampere arus listrik dapat didefinisikan sebagai jumlah elektron atau muatan (Q atau Coulombs) yang melewati titik tertentu dalam 1 detik (I = Q/t).

Hukum Ohm menyatakan bahwa besarnya Arus Listrik (I) yang mengalir melalui sebuah penghantar atau konduktor adalah berbanding lurus dengan beda potensial atau Tegangan (V) dan berbanding terbalik dengan hambatannya (R).  Rumus Hukum Ohm adalah I = V/R.

Aliran Arus Listrik

Pada teori aliran arus listrik, kita mengenal ada dua teori tentang aliran arus listrik yaitu aliran arus listrik konvensional (conventional current flow) dan aliran elektron (electron flow).


Aliran Arus Listrik Konvensional (Conventional Current Flow)

 kita sering menyebutkan bahwa aliran listrik dalam suatu rangkaian elektronika adalah mengalir dari arah positif (+) ke arah negatif (-). Arah aliran arus konvensional ini adalah aliran arus yang menggunakan prinsip muatan, dimana arus listrik atau current sering didefinisikan sebagai aliran muatan listrik positif pada suatu penghantar dari potensial tinggi ke potensial rendah.



Aliran Elektron (Electron Flow)

Arah aliran Elektron ini berlawanan dengan arah aliran arus listrik konvensional. arah aliran listrik pada suatu rangkaian adalah aliran elektron dari kutub negatif baterai (katoda) dan kembali lagi ke kutub positif baterai (anoda). Jadi arah aliran elektron adalah dari arah negatif (-) ke arah positif (+).


Pengertian Arus Listrik DC dan Arus Listrik AC

Ada dua jenis arus listrik berdasarkan arah aliran listriknya.
  •  Arus listrik yang mengalir satu arah atau pada arah yang sama disebut dengan Arus Searah atau dalam bahasa Inggris disebut dengan Direct Current yang disingkat dengan DC. 
  • arus listrik yang mengalir dengan arah arus yang selalu beubah-ubah disebut dengan Arus Bolak-balik atau dalam bahasa Inggris disebut dengan Alternating Current yang disingkat dengan AC. 


Hambatan Arus Listrik

        Hambatan listrik ialah sebuah perbandingan antara tegangan listrik dari suatu  komponenelektronik (misalnya resistor) dengan arus listrik yang melewatinya.

RumusR = V/I 
Keterangan
  • V adalah tegangan
  •  I adalah arus.
  • Satuan SI untuk Hambatan adalah Ohm (R)
  

Rumus Tegangan Listrik Dengan Daya Listrik

RumusV = P / I
KeteranganV: Tegangan Listrik dlm Satuan Volt
P: Daya Listrik dlm Satuan Watt
I : Kuat Arus Listrik dlm Satuan Ampere

Rumus Arus Listrik

Rumusrumus-arus-listrik
KeteranganI   = kuat arus listrik (A)
q   = muatan listrik (C)
t   = waktu (s)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar