Rabu, 11 Maret 2020

GAMBAR TEKNIK KELISTRIKAN

          
  GAMBAR TEKNIK PERANCANGAN INSTALASI LISTRIK



Gambar teknik berfungsi sebagai bahasa tertulis dalam bentuk
gambar antara perencana dan pelaksana, sebagai konsekuensinya kedua
pihak harus betul-betul memahami dalam arti harus dapat membuat,
membaca dan mengoreksi gambar.

Ada beberapa jenis gambar yang harus dikerjakan dalam tahap
perancangan suatu proyek pemasangan instalasi listrik penerangan dan
tenaga yang baku menurut PUIL 2000. Rancangan instalasi listrik terdiri
dari:

1. Gambar situasi
Gambar situasi adalah gambar yang menunjukkan dengan jelas
letak bangunan instalasi tersebut akan dipasang dan rencana
penyambungannya dengan jaringan listrik PLN.


2. Gambar instalasi
Gambar instalasi meliputi:
a. Rancangan tata letak yang menunjukkan dengan jelas tata letak
perlengkapan listrik beserta sarana pelayanannya (kendalinya),
seperti titik lampu, saklar, kotak kontak, motor listrik, panel hubung
bagi dan lain-lain.
b. Rancangan hubungan peralatan atau pesawat listrik dengan
pengendalinya.
c. Gambar hubungan antara bagian-bagian dari rangkaian akhir, serta
pemberian tanda yang jelas mengenai setiap peralatan atau
pesawat listrik.

3. Gambar diagram garis tunggal
Yang tercantum dalam diagram garis tunggal ini meliputi:
a. Diagram PHB lengkap dengan keterangan mengenai ukuran dan
besaran nominal komponennya.
b. Keterangan mengenai jenis dan besar beban yang terpasang dan
pembaginya.
c. Ukuran dan besar penghantar yang dipakai.
d. Sistem pembumiannya.


4. Gambar detail
Gambar detail meliputi :
a. Perkiraan ukuran fisik dari panel.
b. Cara pemasangan alat listrik.
c. Cara pemasangan kabel.
d. Cara kerja instalasi kontrolnya.




Osiloskop

                                                                       
                                             
                                                                     

                 Osiloskop






 Osiloskop secara sederhana dapat diartikan sebagai alat ukur elektronik yang dapat memetakan dan memproyeksi sinyal listrik dan frekuensi komponen elektronika.

 Kegunaan Osiloskop:


  • Osiloskop dapat digunakan untuk mengukur frekuensi sinyal yang dapat berosilasi.
  • Osilasi juga dapat mengukur tegangan listrik serta relasinya terhadap waktu.
  • Membedakan arus AC dan juga arus DC dan sebuah komponen elektronika.
  • Mengecek sinyal dalam sebuah rangkaian elektronik.
  • Mengetahui noise dalam rangkaian elektronik.

Jenis-jenis Osiloskop dibagi menjadi dua yaitu:

  • osiloskop analog 
  •  osiloskop digital


Spesifikasi Osiloskop yang Penting Anda Ketahui:
Beberapa spesifikasi penting yang biasanya terdapat dalam osiloskop antara lain adalah :

1. Bandwith Osiloskop ( Lebar Pita)

Salah satu spesifikasi yang terdapat pada osiloskop adalah lebar pita atau bandwith.  Dimana bandwith ini menentukan rentang frekuensi yang dapat diukur oleh Osiloskop.

2. Jenis Osiloskop

Salah satu hal yang mempengaruhi kinerja Osiloskop adalah jenis dari osiloskop itu sendiri. Dimana kinerja dari osiloskop jenis analog tentu akan berbeda kinerjanya dengan jenis Osiloskop Digital.

3. Jumlah Chanel (Kanal).

Kemampuan Osiloskop juga tergantung pada jumlah chanel atau kanal yang dimilikinya. Osiloskop umumnya dapat membaca lebih dari satu sinyal dalam waktu yang sama.

4. Sampling Rate

Sampling rate hanya berfungsi untuk osiloskop digital. Yang berfungsi untuk menghitung berapa kali sinyal utu dibaca dalam satu detiknya.

5. Rise Time

Salah satu spesifikasi yang terdapat dalam Osiloskop adalah rise time. Dimana komponen ini memiliki fungsi untuk mengukur seberapa cepat oloskop tersebut melakukan pengukuran.

6. Vertikal Sensitif

Vertikal sensitif ini diukur dengan menggunakan satuan Volt per Div yang berfungsi untuk memperkuat sinyal yang lemah pada osiloskop.

7. Input Impedance

Input impedance biasanya digunakan pada saat osiloskop mengukur dalam frekuensi tinggi.



Rabu, 04 Maret 2020

ARUS LISTRIK

      Arus Listrik (Electric Current)


Electric Current adalah muatan listrik yang mengalir melalui media konduktor dalam tiap satuan waktu. Muatan listrik pada dasarnya dibawa oleh Elektron dan Proton di dalam sebuah atom. Proton memiliki muatan positif, sedangkan Elektron memiliki muatan negatif.

Atom dalam bahan konduktor memiliki banyak elektron bebas yang bergerak dari satu atom ke atom lainnya dengan arah yang acak (random atau tidak teratur) sehingga tidak mengalir ke satu arah tertentu.
Arus listrik atau Electric Current biasanya dilambangkan dengan huruf “I” yang artinya “intesity (intensitas)”. Sedangkan satuan Arus Listrik adalah Ampere yang biasa disingkat dengan huruf “A” atau “Amp”. 1 Ampere arus listrik dapat didefinisikan sebagai jumlah elektron atau muatan (Q atau Coulombs) yang melewati titik tertentu dalam 1 detik (I = Q/t).

Hukum Ohm menyatakan bahwa besarnya Arus Listrik (I) yang mengalir melalui sebuah penghantar atau konduktor adalah berbanding lurus dengan beda potensial atau Tegangan (V) dan berbanding terbalik dengan hambatannya (R).  Rumus Hukum Ohm adalah I = V/R.

Aliran Arus Listrik

Pada teori aliran arus listrik, kita mengenal ada dua teori tentang aliran arus listrik yaitu aliran arus listrik konvensional (conventional current flow) dan aliran elektron (electron flow).


Aliran Arus Listrik Konvensional (Conventional Current Flow)

 kita sering menyebutkan bahwa aliran listrik dalam suatu rangkaian elektronika adalah mengalir dari arah positif (+) ke arah negatif (-). Arah aliran arus konvensional ini adalah aliran arus yang menggunakan prinsip muatan, dimana arus listrik atau current sering didefinisikan sebagai aliran muatan listrik positif pada suatu penghantar dari potensial tinggi ke potensial rendah.



Aliran Elektron (Electron Flow)

Arah aliran Elektron ini berlawanan dengan arah aliran arus listrik konvensional. arah aliran listrik pada suatu rangkaian adalah aliran elektron dari kutub negatif baterai (katoda) dan kembali lagi ke kutub positif baterai (anoda). Jadi arah aliran elektron adalah dari arah negatif (-) ke arah positif (+).


Pengertian Arus Listrik DC dan Arus Listrik AC

Ada dua jenis arus listrik berdasarkan arah aliran listriknya.
  •  Arus listrik yang mengalir satu arah atau pada arah yang sama disebut dengan Arus Searah atau dalam bahasa Inggris disebut dengan Direct Current yang disingkat dengan DC. 
  • arus listrik yang mengalir dengan arah arus yang selalu beubah-ubah disebut dengan Arus Bolak-balik atau dalam bahasa Inggris disebut dengan Alternating Current yang disingkat dengan AC. 


Hambatan Arus Listrik

        Hambatan listrik ialah sebuah perbandingan antara tegangan listrik dari suatu  komponenelektronik (misalnya resistor) dengan arus listrik yang melewatinya.

RumusR = V/I 
Keterangan
  • V adalah tegangan
  •  I adalah arus.
  • Satuan SI untuk Hambatan adalah Ohm (R)
  

Rumus Tegangan Listrik Dengan Daya Listrik

RumusV = P / I
KeteranganV: Tegangan Listrik dlm Satuan Volt
P: Daya Listrik dlm Satuan Watt
I : Kuat Arus Listrik dlm Satuan Ampere

Rumus Arus Listrik

Rumusrumus-arus-listrik
KeteranganI   = kuat arus listrik (A)
q   = muatan listrik (C)
t   = waktu (s)

PENGGERINDAAN

                      CARA MENGGERINDA YANG BENAR

Menggerinda adalah salah satu pekerjaan work shop yang di kerjakan oleh operator atau pekerja dengan menggunakan mesin gerinda tangan pada jenis pekerjaan instalasi, perbengkelan, pabrik industri, insfrastruktur, dll.

Adapun Fungsi umum dari mesin gerinda tangan itu sendiri adalah sebagai berikut :
  • Untuk Meratakan permukaan benda kerja yang tidak rata.
  • Untuk Menghaluskan benda kerja yang permukaannya kasar.
  • Untuk memotong benda kerja dengan ketebalan tertentu.
  • Untuk membelah benda kerja dengan ketebalan tertentu.
  • Untuk menumpulkan benda kerja yang ujungnya runcing atau bidangnya tajam.
  • Untuk membuat radius atau camper dari sudut benda kerja.
Adapun beberapa jenis gerinda tangan berdasar kegunaanya di lihat dari mata gerinda adalah sebagai berikut

1) Gerinda Tangan dengan mata gerinda potong.

Gerinda tangan ini berfungsi untuk memotong benda kerja dan juga bisa untuk membelah benda kerja.

2) Gerinda Tangan dengan mata gerinda amplas.

Gerinda tangan ini berfungsi untuk menghaluskan permukaan benda kerja yang kasar.

3)



Langkah - langkah dalam menggunakan mesin gerinda pada saat proses grinding adalah sebagai berikut :

1) Pengisian Form duga bahaya

Gerinda Tangan Dengan Mata gerinda Standart.

Gerinda tangan ini berfungsi untuk meratakan benda kerja, seperti permukaan yang tidak rata, sudut benda kerja yang runcing atau lancip, dll.

2) Proses Pengecheckan Kondisi Unit Mesin Gerinda.

3) Proses Pengecheckan Kelengkapan Alat Pemadam Api.

4) Proses Pengecheckan APD ( Alat Pelindung Diri )

5) Proses Pengecheckan Perlengkapan Tool Kerja.

6) Pengecheckan Gambar Kerja dan Kelengkapan Benda Kerja yang akan di gerinda.

7) Proses Menggambar di Benda Kerja.

8) Proses Persiapan Mesin Gerinda.

9) Proses Penggunaan Mesin Gerinda pada Benda Kerja.

10) Proses Mematikan dan Merapihkan Mesin Gerinda.

11) Proses Finishing Benda Kerja.


PENYOLDERAN

Cara Menyolder/Menggunakan Solder dengan Baik dan Benar

Solder merupakan alat bantu dalam merakit atau membongkar rangkaian elektronika pada rangkaian yang terdapat pada papan PCB. solder merupakan alat elektronika yang mengubah energi listrik menjadi energi panas.


Cara menggunakan Solder

1. Berikut ini adalah cara memegang solder yang baik.

2. Langkah selanjutnya adalah dengan menancapkan mata atau ujung solder ke komponen pada papan PCB.

3. Kalau mata solder sudah ditancapkan, selanjutnya adalah lelehkan kawat atau tinol dengan cara tempelkan kawat ke mata solder.

4. Kemudian perlahan lepas kawat dan juga soldernya seperti contoh pada gambar dibawah ini.

5. Jangan lupa bersihkan solder Anda setelah digunakan.




# SEMOGA BERMANFAAT:)

MACAM-MACAM KABEL

Assalamualaikum Wr.Wb

              Jenis Kabel Listrik


Kabel listrik adalah salah satu unit yang paling sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari.
 kabel listrik adalah media untuk menghantarkan arus listrik. Kabel listrik terdiri dari bahan isolator dan konduktor.
Bahan konduktor yang biasanya dipakai adalah tembaga serta aluminium, dan bahan isolator yang sering dipakai biasanya terbuat dari thermoplastic, yakni polimer yang dibentuk dengan proses pemanasan dan pendinginan.
  • Konduktor adalah bagian dari kabel yang berguna untuk menghantarkan arus listrik.
  • Isolator adalah bagian dari kabel yang berfungsi sebagai pelindung karena tidak bisa          menghantarkan arus listrik.

Jenis Kabel listrik

Kabel listrik terbuat dari bahan dasar yang beragam, tergantung dari jenis dan kegunaannya masing-masing. Berikut ini adalah beberapa jenis kabel listrik beserta fungsinya.

1. Kabel NYM

Ini adalah jenis kabel yang paling sering digunakan di rumah dan gedung, dengan inti kabel yang terdiri dari satu sampai empat inti dan dilengkapi dengan lapisan isolasi PVC.

2. Kabel NYY

Kabel jenis NYA adalah kabel dengan inti yang terbuat dari bahan tembaga tunggal dilapisi bahan isolator PVC satu lapis.


#itu kabel yg sering digunakan dalam instalasi kelistrikan.

HAND TOOLS

                                         HAND TOOLS dan POWER TOOL

   *HAND TOOL

Hand Tool Adalah Alat Bantu yang memudahkan pekerjaan manusia.
Contoh-contoh alat pekerjaan Hand Tool.


Obeng
  Obeng terdiri dari obeng plus (+) dan obeng minus (-).
   

Kegunaan obeng ialah untuk membuka/memasang sekrup + dan sekrup - pada kompone-komponen tertentu pada bagian motor seperti pada lampu kepala, pelindung radiator, dan untuk melepas pengikat seperti sekrup, dll.


-Palu ( Hammer )


Kegunaan benda ini ialahh untuk memukul atau memasang dan melepaskan komponen.


   *POWER TOOLS

Power tools/peralatan bertenaga adalah peralatan yang dioperasikan tidak dengan tenaga manusia, namun dioperasikan dengan menggunakan listrik, angin, dan hidrolis.

-Mesin Bor
Mesin bor meja adalah mesin bor yang diletakkan diatas meja. Mesin ini digunakan untuk membuat lobang benda kerja dengan diameter kecil.

-Las Listrik
Las busur listrik umumnya disebut las listrik adalah salah satu cara menyambung logam dengan jalan menggunakan nyala busur listrik yang diarahkan ke permukaan logam yang akan disambung.

-Gerinda
Mesin gerinda tangan merupakan mesin yang berfungsi untuk menggerinda benda kerja.


JENIS JENIS LISTRIK

Assalamualaikum Wr.Wb

                                        
                                 JENIS-JENIS LISTRIK DALAM KELISTRIKAN



Pengertian Listrik

Pengertian listrik adalah rangkaian fenomena fisika yang berhubungan dengan kehadiran dan aliran muatan listrik.
Listrik menimbulkan berbagai macam efek yang telah umum diketahui, seperti petir, listrik statis, induksi elektromagnetik dan arus listrik. Dengan adanya listrik juga bisa menimbulkan dan menerima radiasi elektromagnetik seperti gelombang radio.

Jenis-jenis Listrik

Berdasarkan Ilmu Fisika, listrik dibedakan menjadi dua jenis yakni listrik statis dan listrik dinamis.

Listrik Statis

Listrik statis merupakan energi listrik yang terkandung dalam benda yang memiliki muatan listrik.

Listrik Dinamis

Listrik dinamis merupakan energi listrik yang dapat bergerak. Umumnya listrik dinamis menggunakan media baterai.

Besaran-besaran Listrik

Listrik memiliki besaran-besaran diantaranya adalah :

Tegangan Listrik

Tegangan listik adalah perbedaan potensial listrik antara dua titik dalam rangkaian listrik, dan dinyatakan dalam satuan volt. Besaran ini mengukur energi potensial dari sebuah medan listrik yang mengakibatkan adanya aliran listrik dalam sebuah konduktor listrik.

Arus Listrik

Arus listrik merupakan banyaknya muatan listrik yang disebabkan dari pergerakan elektron-elektron, mengalir melalui suatu titik dalam sirkuit listrik tiap satuan waktu. Arus listrik dapat diukur dalam satuan couloumb/detik atau Ampere.
Contoh dari arus listrik dalam kehidupan sehari-hari berkisar dari yang sangat lemah dalam satuan mikroAmpere seperti di dalam jaringan tubuh hingga arus yang sangat kuat 1-200 kiloAmpere seperti yang terjadi pada petir.
Dalam kebanyakan sirkuit arus searah dapat diasumsikan resistansi terhadap arus listrik adalah konstan sehingga besar arus yang mengalir dalam sirkuit bergantung pada voltabese dan resistansi sesuai dengan hukum ohm.

Hambatan Listrik

Hambatan listrik adalah perbandingan antara tegangan listrik dari suatu komponen elektronik (misalnya resistor ) dengan arus listrik yang melewatinya.

Gaya Gerak Listrik ( GGL )

Gaya gerak listrik (GGL) adalah besarnya energi listrik yang berubah menjadi energi bukan listrik atau sebaliknya, jika satu satuan muatan melalui sumber itu, atau kerja yang dilakukan sumber arus persatuan muatan. dinyatakan dalam Volt.

Muatan Listrik

Muatan listrik adalah muatan dasar yang dimiliki suatu benda, yang membuatnya mengalami gaya pada benda lain yang berdekatan dan juga memiliki muatan listrik. SimbolQ sering digunakan untuk menggambarkan muatan. sistem satuan internasional dari satuan Q adalah coloumb, yang merupakan 6.24 x 1018 muatan dasar.

Kapasitansi

Kapasitans adalah ukuran jumlah muatan listrik yang disimpan (atau dipisahkan) untuk sebuah potensial listrik yang telah ditentukan. Bentuk paling umum dari piranti penyimpanan muatan adalah sebuah kapasitor dua lempeng/pelat/keping. Jika muatan di lempeng/pelat/keping adalah +Q dan –Q, dan V adalah tegangan listrik antar lempeng/pelat/keping.

Semoga bermanfaat:)